BANGIL - Ada yang tersisa dari kunjungan Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid ke Pasuruan, Minggu (8/6). Hidayat juga menyempatkan hadir di tengah-tengah ratusan siswa, guru dan orang tua siswa di lembaga pendidikan Islam Terpadu (LPIT) Al-Uswah, Bangil.
Hidayat hadir dengan sambutan meriah dari para siswa. Ratusan siswa menyambut dan mengajak salaman dan foto bersama. Setelah itu, lelaki asal Jawa Tengah ini dipersilahkan untuk melakukan penandatangan enam buah prasasti lembaga pendidikan di bawah kordinator wilayah (korwil) II. Korwil II ini membawahi Kabupaten/Kota Pasuruan dan Kabupaten/Kota Probolinggo.
Selain itu, Hidayat juga diminta untuk launching SMPIT (Islam Teradu) Al-Uswah yang mulai tahun ini sudah dibuka.
Enam buah prasasti yang ditandatangani itu adalah lembaga pendidikan Islam Terpadu Al-Uswah Bangil dan Prigen, Permata Kota Probolinggo, Al-Maun Malang, Bina Insan Cendekia Pasuruan dan Insan Kamil Gempol. "Yang perlu saya tekankan di sini bahwa pendidikan adalah untuk masa depan bangsa," ujar Hidayat Nurwahid saat memberikan sambutan.
Hidayat juga sempat bercerita soal tragedi bom yang menimpa Hirosima dan Nagasaki. Semua yang ada di dua Provinsi di Jepang itu luluh lantak dengan tanah akibat bom nuklir Sekutu. Saat itu, sang Kaisar Jepang berpidato di depan rakyatnya.
Ia tidak menanyakan soal berapa jumlah harta atau aset negara yang diselamatkan. "Melainkan, sang Kaisar menanyakan berapa jumlah guru yang masih hidup. Ini bukti bahwa pendidikan sangat penting untuk masyarakat dan hajat hidup orang banyak," tegasnya.
Setelah sambutan, Hidayat juga memberikan sumbangan berupa 100 zak semen. Bahan bangunan ini akan digunakan pihak yayasan pendidikan Al-Uswah untuk meneruskan tiga lokal SDIT. Saat ini, SDIT Al-Uswah mempunyai 6 lokal. Jika ditambah tiga lokal lagi, dalam beberapa waktu, SDIT akan mempunyai 9 lokal.
"Kami merasa senang dengan perhatian langsung dari Pak Hidayat Nurwahid. Kami akan meneruskan amanah pembangunan gedung ini," tegas Lulu Novita, kepala SDIT Al-Uswah yang juga koordinator wilayah II, kemarin. (day)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar