Sugeng Rawuh Di Situs kliktrijaya.blogspot.com

Sabtu, 17 Mei 2008

Tukar Tambah Mobil, Tertipu

GEMPOL - Ada saja cara seseorang untuk menipu. Seperti yang dialami Bulat Prayitno, 35. warga Dusun Karangnongko, Desa Jeruk Purut, Kecamatan Gempol, mengaku ditipu saat tukar tambah mobil. Karena itu, Senin (12/5) lalu, dia melaporkan peristiwa tersebut ke mapolsek setempat.


Menurut Bulat, peristiwa itu bermula pada awal April lalu. Saat itu, ia didatangi dua terlapor yakni Guntur dan Sukodono. Kepada pelapor, keduanya mengaku warga Pasuruan.

Saat itu, pelaku mengaku tertarik dengan mobil Toyota Kijang milik pelapor. Bahkan, keduanya juga berkeinginan membelinya. "Katanya, istrinya menyukainya," cerita korban dalam laporannya kepada petugas tersebut.

Sayang, keinginan itu tidak langsung disambut oleh korban. Kepada keduanya, korban menolak menjual mobil Kijang dengan nomor polisi N 396 X itu. Namun, ia bersedia jika dibarter (tukar-tambah) dengan mobil Panther yang dipakai kedua pelaku itu.

Kedua pihak pun berunding. Hasilnya, mereka sepakat melakukan tukar tambah. Korban yang melepas mobilnya akhirnya mendapat mobil pengganti dengan plat nomor N 896 X, itu. Mobil yang semula dimilikinya dipakai pelaku.

Awalnya, semuanya berjalan lancar. Namun, masalah muncul beberapa saat setelah transaksi dilakukan. Saat itu, seseorang yang mengaku sebagai pemilik mobil Panther mendatangi rumah korban. Bukan hanya itu, ia juga memaksa membawa mobil yang baru beberapa saat dikuasai di tangan korban tersebut.

Korban pun gelagapan. Saat itu juga, ia sadar dirinya baru saja menjadi korban penipuan. Korban pun mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 36 juta. Atas kejadian itu, korban kemudian melaporkannya ke polisi.

Kapolres Pasuruan AKBP Setyo Boedi MH, saat dikonfirmasi melalui Kasatreskrim AKP M. Naseh membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, modus yang dilakukan para pelaku tergolong baru dalam hal penipuan.

Karena itu, dalam kesempatan kemarin, Kasat mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam melakukan transaksi. "Terutama, kepada orang-orang yang baru dikenal," pesan Kasat. (aad)

Tidak ada komentar: