Sugeng Rawuh Di Situs kliktrijaya.blogspot.com

Senin, 12 Mei 2008

PKB Hanya Dukung JuJur

================================================================================
PANDAAN - Masa kampanye Pilkada Kabupaten Pasuruan 2008 memasuki putaran akhir. Kemarin (11/5), pasangan cabup-cawabup yang diusung PKB, yakni Jusbakir Aldjufri-Joko Cahyono (JuJur), melakukan kampanye terakhirnya di lapangan SMAN 1.

Kubu JuJur benar-benar mengerahkan kekuatannya dalam kampanye kali terakhir kemarin. Mulai pukul 06.00 kampanye sudah dimulai dengan konvoi bersama dan jalan sehat. Di daerah-daerah seperti Nguling, Lekok, Grati, Gempol, Winongan, Rejoso, Purwodadi, digelar juga kampanye dengan menghadirkan juru kampanye lokal.

Puncaknya, sekitar pukul 11.00, puluhan ribu pendukung JuJur tumplek blek di lapangan SMAN 1 Pandaan. Setelah sempat mampir di Sidogiri, Sekjen DPP PKB Yenny Zanuba Chafsoh hadir langsung dalam kampanye JuJur di lapangan SMAN 1 Pandaan itu.

Saat itu tampak hadir juga beberapa tokoh, seperti Gus Mujib Imron, Kiai Abdullah Siraj, dan para kiai lain yang mendukung JuJur. Tak ketinggalan Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan Faidillah Nasor, dan beberapa kader parpol pendukung JuJur.

Namun, dari pasangan JuJur kemarin yang tampak hanya cawabup Joko Cahyono. Sedangkan cabup Jusbakir Aldjufri tak tampak hadir. Menurut salah seorang tim sukses JuJur, Jusbakir kemarin tengah berbagi tugas kampanye di daerah lain dengan para kiai.

Sementara, meski hadir hanya belasan menit, Yenny Zanuba sempat berorasi. Dia menyerukan agar masyarakat ikut mendukung pasangan JuJur dalam Pilkada Kabupaten Pasuruan 18 Mei mendatang.

Sudah saatnya, kata wanita yang kerap disapa Yenny Wahid itu, masyarakat bisa melihat kualitas kepemimpinan para calon. "Kita semua membutuhkan pemimpin yang jujur, yang bisa mendengar penderitaan rakyatnya," ujar Yenny di hadapan massa.

Dalam kesempatan ini Yenny juga menyampaikan salam ayahandanya, Gus Dur dan ibundanya Shinta Nuriyah, kepada masyarakat di Pasuruan. Gus Dur tak bisa hadir ke Pasuruan karena harus menerima penghargaan di Amerika, atas perjuangan penegakan Islam yang cinta damai.

Selanjutnya, Yenny berpesan bahwa calon pemimpin harus memperhatikan kesejahteraan rakyat yang dipimpinnya. "Maka mari sukseskan pilkada ini demi masa depan rakyat Kabupaten Pasuruan ke depan. Masyarakat harus bekerja keras memenangkan pasangan nomor satu," ujar Yenny yang kemarin mengenakan kebaya warna merah marun.

Yenny lantas menegaskan bahwa, semua orang sudah paham bahwa pasangan JuJur didukung penuh oleh PKB dan Gus Dur. "Jangan lupa ya bapak-bapak ibu-ibu dan semua yang hadir di sini. Coblos yang brewokan, coblos nomor satu," teriak Yenny.

Tak lama kemudian Yenny berpamitan dan meminta maaf karena harus segera meninggalkan arena kampanye. Dia harus segera meluncur ke Juanda untuk terbang kembali ke Jakarta.

Kepada wartawan, ia menyatakan harus segera ke Jakarta untuk menghadiri rapat guna menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Saat ditemui usai melakukan kampanye, Yenny mengaku benar-benar tak punya banyak waktu.

Demikian pula, ketika ditanya mengenai keputusan DPP terkait sikap dua kader PKB Muzammil Syafi’i dan Akhmad Zubaidi yang kini juga nyalon dalam Pilkada Kabupaten Pasuruan. Yenny tak banyak berkomentar. "Yang jelas DPP hanya merekomendasi satu pasangan saja (JuJur)," katanya sambil berlalu.

Beberapa pertanyaan yang dilontarkan wartawan juga tak terjawab. Seperti pertanyaan kelanjutan masalah Gus Dur versus Muhaimin maupun soal nasib para kader FKB di DPRD Kabupaten Pasuruan yang mbalela. "Maaf saya harus cepat-cepat ke Jakarta supaya tidak terlambat. Jam satu siang ini saya harus sudah berada di bandara," jawab Yenny kalem, kemudian masuk ke dalam mobil Alphard warna hitam yang ditumpanginya.

Sementara itu, kepergian Yenny bukan berarti kampanye bubar. Jurkam Gus Mujib Imron ikut berorasi dan mengingatkan masyarakat agar tak terpengaruh oleh pihak luar. "Waspada dengan strategi yang dilancarkan calon-calon lain. Kalau diberi ya ditampani saja, tapi jangan lupa coblosnya nomor satu," jelasnya. (fa)

Tidak ada komentar: