Sugeng Rawuh Di Situs kliktrijaya.blogspot.com

Rabu, 14 Mei 2008

Perampok Beraksi di Pasrepan

PASURUAN - Aksi perampokan juga terjadi di Pasuruan. Selasa (13/5) sekitar pukul 02.00, rumah Sanan, 35, di Dusun Tegal Rejo, Desa Petung, Kecamatan Pasrepan disatroni kawanan perampok. Setelah melukai Sanan, kawanan itu menggasak sebuah sepeda motor, perhiasan dan uang tunai. Total kerugian material yang dialami Sanan diperkirakan mencapai Rp 11 juta.


Dari informasi yang dihimpun Radar Bromo, dini hari itu Sanan tidur di salah satu kamar rumahnya bersama istrinya, Adaya, 22, dan putranya, Mat Arif, 3. Kawanan pelaku terdiri atas enam orang itu masuk rumah melalui pintu depan yang berhasil dicongkel.

Berisik suara kawanan itu di ruang tamu membangunkan Sanan. Dia pun memberanikan diri keluar. Di ruang tamu, Sanan mendapati enam orang tak dikenal. Selain membawa senjata tajam, mereka juga mengenakan penutup kepala.

Sadar kawanan itu hendak berbuat jahat, Sanan melawan. Tapi, para pelaku malah jadi beringas. Mereka membacok Sanan. Keributan itu membuat Adaya terbangun. Sambil menggendong putranya, Adaya, keluar kamar. Dia terkejut saat mendapati darah segar keluar dari telinga dan kepala suaminya itu.

Sementara, begitu melihat istri Sanan, kawanan pelaku kembali beraksi. Salah satu pelaku menyambar Mat Arif dari gendongan Adaya dan menyanderanya. Bocah itu diikat dengan menggunakan kain gorden.

Selanjutnya, Sanan dan istrinya hanya bisa pasrah ketika para pelaku minta ditunjukkan tempat penyimpanan harta-bendanya. Kawanan itu pun seakan berpesta pora. Mereka membawa sepeda motor Kharisma nopol N 5963 TY. Lalu, menggasak dua pasang anting, dua emas, satu buah arloji, selembar sarung, serta uang tunai senilai Rp 850 ribu. Diperkirakan, kerugian mencapai Rp 11 juta lebih.

Kapolres Pasuruan AKBP Setyo Boedy MH saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP M. Naseh mengaku sudah mendengar kasus yang menggemparkan itu. "Kami masih coba selidiki," katanya saat ditemui sesaat sebelum menuju ke TKP.

Sedangkan Kapolsek Pasrepan AKP Budianto menyatakan sudah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) yang melibatkan tim dari Polres. Namun, saat ini dia enggan menyebutkan lebih detil terkait kemungkinan para pelaku. Apakah aksi itu dilakukan oleh orang-orang baru atau aktor lama. Sebab, aksi yang terjadi menjelang subuh itu berlangsung dalam tempo cepat.

Hanya dirinya menegaskan bahwa peristiwa itu murni perampokan. "Awalnya kan memang mau mencuri ramai-ramai. Karena ketahuan, akhirnya melukai," jelasnya. (aad)

Tidak ada komentar: