PASURUAN - KPUD Kabupaten Pasuruan belum menetapkan pemenang pilkada Minggu (18/5). Tapi, kemarin (20/5) kubu pasangan Dade Angga - Eddy Paripurna (DAdi) sudah menggelar konvoi kemenangan. Mereka benar-benar yakin perolehan suara DAdi melebihi pasangan Jusbakir Aldjufri-Joko Cahyono (JuJur) dan Muzammil Syafi’i-Akhmad Zubaidi (JaDi).
Sejak pukul 10.00, massa pendukung dan tim pemenangan DAdi berangkat dari kecamatan masing-masing untuk berkeliling. Ribuan massa pendukung pasangan calon nomor dua itu berkonvoi menggunakan truk, mobil dan sepeda motor.
Tak hanya massa simpatisan. Cabup Dade Angga dan cawabup Eddy Paripurna pun ikut serta dalam show of force itu. Selain berkonvoi, simpatisan dan pasangan DAdi juga melakukan sujud syukur.
Massa dari arah timur bersujud syukur di masjid wilayah Grati. Sedang DAdi dan tim pendukung lainnya melakukan sujud syukur di dua lokasi. Masing-masing di masjid jamik di Pandaan dan masjid jamik Bangil.
Ketika ditemui di masjid jamik Bangil, Dade mengatakan kegiatan ini sebagai salah satu bentuk ekspresi kemenangan setelah berbulan-bulan bekerja keras menjelang pilkada.
Setelah sujud syukur di masjid tersebut, sekitar pukul 13.00 Dade Angga bersama Eddy Paripurna lantas berkonvoi. Dari Bangil menuju lapangan Pohjentrek. Kemarin, Dade mengenakan baju koko putih dan celana hitam. Sedang Eddy memakai baju batik lengan pendek berwarna merah.
Ribuan massa pendukung mereka telah berkumpul di sekitar alun-alun Bangil. Berikutnya, Dade dan Eddy mengendarai mobil secara terpisah. Dade Angga naik mobil Land Cruiser sun roof warna hitam bernopol N 999 DA miliknya. Eddy mengendarai mobil Jeep terbuka warna hijau didampingi pendukungnya.
Sepanjang jalan, Dade dan Eddy menyapa semua masyarakat yang melihat konvoi tersebut. Sambil melambaikan tangan serta mengacungkan dua jari, keduanya menebar senyum.
Kontan, konvoi siang kemarin itu membuat sepanjang jalan Bangil - Pohjentrek macet. Situasi seperti ini sama persis ketika tahapan masa kampanye pasangan calon digelar beberapa waktu lalu.
Sekira pukul 14.00, massa memenuhi lapangan Pohjentrek. Laiknya kampanye, ribuan simpatisan memakai kaos seragam DAdi. Di salah satu mobil simpatisan juga terdapat spanduk bertertuliskan kemenangan DAdi. Bahkan ada salah seorang tim pemenangan yang memboyong keluarga besarnya dalam konvoi tersebut.
Setengah jam kemudian, Dade Angga dan Eddy Paripurna muncul di lapangan yang juga pernah digunakan kampanye masing-masing pasangan calon tersebut.
Sesampainya di sana, Dade dan Eddy disambut antusias para pendukung yang telah menunggunya. Keluar dari mobil, Dade serta Eddy dibopong pendukungnya menuju ke truk trailer yang disulap menjadi panggung di tengah lapangan.
Saat berada di atas trailer, Dade sempat menyampaikan kalimat-kalimat tentang kemenangan yang diraih dari versi DAdi. Namun baru saja dia berbicara, ada sedikit ketegangan antarsimpatisan yang muncul di atas panggung.
Selain DAdi dan tim pemenangannya, juga tampak di atas panggung H Hasyim Asyari (Pohjentrek), Habib Abdullah (Kraton), Gus Muhammad Kholilurohman dan Gus Baharudin Toyib (Sidogiri), KH Syafi’i (Pasrepan), Kiai Muzammil Mahfud (Grati) dan Kiai Malikul Karim (Rejoso).
Dalam orasinya, Dade mengatakan, semua data penghitungan telah terkumpul dan dihitung tim pemenangannya. Menurutnya, hasilnya menunjukkan DAdi mendapatkan suara tertinggi dibanding pasangan lain.
Oleh sebab itu, pihaknya melakukan sujud syukur di beberapa masjid bersama para simpatisan. "Ini takdir dari Allah, kun fayakun. Terima kasih kepada anda semua pahlawan sejati. Karena sudah banyak tenaga, pikiran dan uang yang tersita dalam pilkada untuk mendukung DAdi," kata Dade.
Dia juga mengutarakan, aksi konvoi kemenangan ini tidak bermaksud mendahului keputusan dari instansi yang bersangkutan. "Hasilnya DAdi memang unggul dari pasangan lain. Kita hanya tunggu diumumkan secara resmi saja," tuturnya.
Dade juga berharap agar tidak ada pihak-pihak yang merekayasa data, sebab hasil yang dipegang oleh tim DAdi sudah valid. "Kami sudah mengkroscek ke mana-mana dan memang benar DAdi unggul," terangnya lagi.
Usai menggelar acara puncak di lapangan Pohjentrek, beberapa perwakilan tim pemenangan DAdi bergerak menuju ke kantor KPUD untuk menemui para anggota instansi tersebut. Sementara Dade dan Eddy memilih melanjutkan konvoi ke arah selatan Kejayan lewat depan kantor KPUD bersama pendukungnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar